Sabtu, 24 Oktober 2020
87

Pjs. Gubernur Sulut Ikuti Secara Virtual Rakor Monev MCP KPK

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Pjs. Gubernur Sulut Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., mengikuti secara virtual kegiatan Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi (Rakor Monev) Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi mencakup 7 bidang dalam Monitoring Control for Prevention (MCP) dan Monev Penanganan Covid-19, di Ruang Command Centre Kantor Gubernur, Jumat (23/10/2020).

Kegiatan yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI ini, merupakan bagian dari kegiatan pemberantasan korupsi terintegrasi, yang dilaksanakan di seluruh Indonesia di bawah Unit Kerja Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) KPK RI.

Program ini sebagai alat melaksanakan monitoring dan evaluasi atas progress rencana aksi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah, melalui aplikasi MCP Korsupgah yang akan diupdate dan dipantau.

Tujuh bidang dalam MCP antara lain: perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, optimalisasi pendapatan daerah dan manajemen aset.

Pada tahun 2019, Provinsi Sulut berhasil meraih peringkat pertama dalam Program Pencegahan Korupsi.
Untuk itu, Pjs. Gubernur Fatoni optimis mampu mempertahankan prestasi tersebut di tahun 2020.

“Tahun ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bertekad untuk bisa mempertahankan peringkat pertama,” tukas Fatoni.

Dalam Rakor Monev tersebut pihak KPK turut memonitor pelaksanaan program dan kegiatan penanganan Covid-19 di Provinsi Sulut.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Tim Korsupgah KPK Wilayah 3, Asisten III Setda Prov. Sulut Gammy Kawatu dan para kepala Perangkat Daerah di lingkup Pemprov Sulut. (Dkips/ik)