Minggu, 18 Oktober 2020
45

Ikuti Rakor Anev Kemendagri, Pjs. Gubernur Sulut Harap Pilkada jadi Momen Memutus Mata Rantai Covid-19

Pjs. Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi (Rakor) Analisa dan Evaluasi (anev) Pelaksanaan Kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia melalui video conference dari Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Jumat (16/10/2020).

Kegiatan ini juga diikuti seluruh Kepala Daerah didampingi Forkopimda, KPU dan Bawaslu tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2020.

Dari rakor tersebut diketahui para calon pemilih lebih cenderung menyukai metode kampanye pertemuan tatap muka daripada daring. Namun Ketua Bawaslu mengkhawatirkan protokol kesehatan akan banyak dilanggar jika pertemuan tatap muka lebih banyak digelar. Oleh karena itu Ketua Bawaslu mendorong pertemuan diadakan secara daring, sesuai dengan perintah PKPU nomor 13 tahun 2020.

Di samping itu, menurut Pjs. Gubernur Fatoni, poin penting dalam rakor tersebut adalah tentang penanganan Covid di daerah yang melaksanakan Pilkada.
Penanganan Covid-19 di daerah-daerah yang menggelar Pikada termasuk Sulut trennya menunjukkan ke arah yang lebih baik. Hal ini terbukti dengan semakin menurunnya kasus Covid-19.

Fatoni menyampaikan, Pilkada juga dijadikan sebagai momentum mendorong penanganan Covid-19 di Sulut lebih berhasil.

“Dalam Pilkada dan masa kampanye ini para pasangan calon (paslon) membagikan APD, masker, alat peraga lain seperti hand sanitizer. Sehingga menjadikan kampanye ini juga sebagai momen untuk mendorong masyarakat dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 ini,” lanjutnya.

Akhir kata, Fatoni mengimbau kepada para paslon gubernur, bupati, dan walikota, agar terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan Covid-19, khususnya penggunaan masker. (Dkips/ik)